Wisata Judi Kota Macau Menyebabkan Umur Panjang

Wisata judi kota Macau sudah menjadi buah bibir dari sejak puluhan tahun lalu bahwasanya ia menyerupai Las Vegas versi budaya Asia. Macau kerap kali menjadi destinasi wisata favorit khususnya bagi anda yang gemar bermain judi. Apalagi kalau kalian merupakan sosok yang mengetahui cara mudah memenangkan permainan judi online, Macau merupakan surga dunia bagi anda.

Selain daripada itu, wisatawan juga bisa menemukan cerita unik mengenai rahasia besar mengapa para penduduk Macau bisa hidup lebih lama. Siapa dapat menyangka bahwa level rata – rata meninggalnya penduduk Macau jauh melebihi harapan hidup normal manusia pada umumnya yaitu sekitar 85 tahun.

Wisata Judi Kota Macau Menyebabkan Umur Panjang

Oleh sebab itu, Macau menerima penghargaan dari Lembaga Pengumpul Fakta Dunia sebagai negara urutan ke 4 terbaik soal harapan hidup. Sementara itu juara bertahan dipegang oleh Monaco dengan 90 tahun, serta menyusul Jepang dan Singapura yang memang sudah terkenal dengan rahasia panjang umurnya.

Bagi orang awam mungkin memandangnya pesimis, karena merasakan ironis mengingat Macau identik dengan kegiatan berjudi yang aktif. Dari segi kesehatan, tentu saja berjudi tidak baik bagi tubuh mau melihatnya dari kacamata jasmani maupun rohani sekalipun yang sebentar lagi akan kami jabarkan alasannya.

Apabila seseorang menang judi, maka ia menjadi terobsesi dan ketagihan sehingga aktifitas sehari – hari menjadi terganggu dan sulit konsentrasi. Namun jika mengalami kekalahan, sudah jelas depresi berat telah mengintai bahkan tak jarang kita mendengar berita mengenai pemain judi bunuh diri karena bangkrut.

Wisata Judi Kota Macau Berkontribusi Memajukan Kualitas Hidup Di sana

Sesungguhnya statement barusan ada benarnya, namun lebih tepat mengatakan bahwa kondisi tersebut hanya berlaku kepada wisatawan asing saja. Berbeda ceritanya terhadap penghuni asli sana, karena wisata judi kota Macau justru menciptakan segudang lapangan pekerjaan untuk mereka.

Saking besarnya ukuran industri judi di Macau, pengusaha kasino memberikan kontribusi raksasa hingga mencapai delapan puluh persen PDB Macau. Berkat anggaran yang melimpah bahkan cenderung berlebihan, pemerintah setempat jadi leluasa menerbitkan berbagai macam subsidi demi menyejahterakan rakyatnya.

Wisata Judi Kota Macau Berkontribusi Memajukan Kualitas Hidup Di sana

Dari hasil wawancara singkat dengan seorang penduduk asli Macau, ia mengaku bahagia dan puas bisa hidup di kota judi seperti Macau. Pasalnya, penghuni lokal menerima bantuan berupa layanan kesehatan memadai, infrastruktur terpelihara, pasokan air bersih serta lingkungan sekitar terawat, lengkap dengan kemudahan mencari kerja.

Kondisi ini menciptakan suasana kondusif sehingga kota tertata rapi dan teratur, sehingga wajar sekali jika penduduknya merasakan kepuasan. Ketika itu tercapai, otomatis manusia jadi lebih bahagia sehingga umurnya bertambah panjang. Sementara itu, lamanya umur manusia di Macau juga mendapatkan pengaruh dari berbagai aspek selain kontribusi pajak judi saja.

Pola Hidup Sehat Penduduk Macau Sudah Mengakar Sebagai Tradisi

Setelah menyelidiki lebih lanjut, justru sumbangsih dunia judi hanya sebatas pada pemenuhan fasilitas saja sehingga rakyat menjadi senang. Namun itu bukan menjadi faktor utama penyebab panjangnya umur manusia, sebab negara maju lain pun mampu menciptakan infrastruktur memadai.

Statement yang lebih tepat ternyata masyarakat kota Macau mendalami filosofi seputar menjaga kesehatan semenjak ratusan tahun lalu lamanya. Mereka mencintai pemeliharaan kesehatan dan bertanggung jawab atas diri masing – masing, serta menjunjung tinggi terciptanya hubungan harmonis kala berkeluarga.

Pola Hidup Sehat Wisata Judi Kota Macau Sudah Mengakar Sebagai Tradisi

Selain itu, rakyat macau tidak seperti masyarakat negeri Tiongkok kebanyakan yang menggilai berbagai macam jenis makanan tanpa pandang bulu. Lebih daripada itu, jika kalian mengamati dengan teliti, warga Macau justru cenderung selektif dalam memilih menu masakan yang kebanyakan berasal dari kelompok sayur – sayuran.

Pernyataan tersebut diamini oleh sepasang suami istri bernama Chan dan Suk, keduanya kini berusia lebih dari delapan puluh tahun. Mereka menetap di Macau semenjak masih usia belia, sehingga sudah tepat jika ingin mengintip keseharian penduduk Macau dari pembelajaran hidup mereka.

Kakek nenek ini mengaku terbiasa makan masakan sederhana, terdiri dari nasi, bermacam ragam sayuran, tambah ikan kukus dan kadang-kadang daging sapi. Mereka pun rajin bangun subuh hanya demi berolahraga pagi di alun-alun kota, lalu akan mengulagi aktifitas serupa di sore harinya.